Mbawa adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki kodepos 84162


Tuhan tidak menjanjikan hari-harimu tanpa duka, kegembiraan tanpa penderitaan, tetapi ia sungguh menjanjikan kekuatan untuk menghadapi hari-harimu, penghiburan bagi air matamu, dan terang bagi jalanmu

Saturday, December 26, 2009

SARUNG TENUN KHAS MBAWA


Kain atau sarung merupakan alat yang sering di gunakan oleh masyarakat, tidak ketinggalan masyarakat donggo khususnya di Desa mbawa. Desa Mbawa merupakan tempat penghasil kain atau sarung tradisional yang diolah manual yaitu dengan cara ditenun. Kain hasil tenunan di desa mbawa dan sekitarnya memiliki motif yang khas. yang paling terkenal adalah kain sarung hitamnya. biasanya kain/sarung hitam ini berukuran besar lebih lebar dari kain tenunan yang biasa. uniknya kain ini di buat dari benang yang berwarna putih. untuk menghitam benang putih ini digunakan tanaman tertentu yang namanya dalam bahasa bima adalah haju sau. haju sau ini direndam beberapa hari bahkan beberapa minggu sampai air rendaman di dalam muja (kendi) yang berukuran besar menghitam. barulah benang putih tadi di rendam beberapa hari sampai benang tersebut berwarna hitam barulah benang itu dikeringkan dan digunakan sebagai bahan tetunan. kelebihan dari kain ini adalah ukurannya yang besar, hangat, kalau kena gatal ulat atau kayu bisa jadi obat tinggal sarung hitam tadi digosokkan ke bagian yang gatal, sesaat kemudian pasti gatalnya hilang.

Sarung di samping merupakan sarung yang bermotif. Motif yang dibuat berfariasi dapat disesuaikan dengan keinginan penenun atau bisa disesuaikan dengan keinginan si pemesan. masalah harga yah... pastinya lebih murah dong dari sarung berwarna hitam di atas karna pewarnaannya tidak menggunakan bahan herbar. warna hitam pada latar belakang sarung sudah dari pabriknya, artinya didak dilakukan perlakuan khusus seperti sarung hitam di atas. warna latar untuk sarung bermotif tidak harus selalu hitam loh......bisa di pilih warna lain sesuai keinginan. biasanya hasil tenunan tidak langsung jadi sarung. hasil tenunan berupa kain lembaran yang panjang, kain yang panjang tersebut apabila ingin di jadikan sarung bisa di jahit, artinya ujung yang satu dengan yang lainnya di satukan baru di jahit, jadi deh sarunggnya.

Untuk mendapatkan kain atau sarung khas mbawa donggo anda dapat menughubungi  rumah warga, atau anda dapat memesan khusus.  Tidak ada tempat khusus yang menjual kain/sarung  ini. Kalau anda berminat memiliki kain atau sarung ini, anda bisa menghubungi rumah warga setempat. Masalah harga pastinya terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Bagi anda yang berminat, pastikan langkah anda menuju Desa Mbawa Kec. Donggo Kab. Bima. NTB.

5 comments:

  1. ada yang bagus dikit ndak sarungnya....?

    ReplyDelete
  2. cantik tuh cewek...

    ReplyDelete
  3. Duh komen2 di atas IndonesiaBanget ya...Gak mutu dan ga ada penghargaan atas budaya sendiri!
    Sarungnya bagus...bagaimana mendapatkannya?
    Sepertinya warna hitam warna favorit masyarakat di sana ya...

    ReplyDelete
  4. trima kasi udah berkunjung. memang benar kata anda bahwa sarung warna hitam memang menjadi faforit masyarakat mbawa, apalagi sarung pada foto pertama. sarung tersebut selain rasa hangatnya pada musim kemarau dan ukurannya lebih besar, juga dapat digunakan untuk obat gatal terutama rasa gatal terkena bulu ulat. caranya dengan menggosokkan sarung hitam tersebut pada areal yang gatal, tunggu sebentar......sembuh deh. untuk mendapatkan sarung tersebut mudah aja. langsung ke TKP aja yaitu di desa mbawa dan tinggal nanya ke rumah warga. harga berfariasi. semoga dapat membantu.

    ReplyDelete
  5. bagus artikelnya

    ReplyDelete

Setelah anda membaca postingan di atas, silahkan ketik komentar anda di bawah ini